Operator Aritmatika

1.Operator Aritmatika

1. Operator Aritmatika. Pertama ada operator aritmatika, yang mana operator jenis ini memiliki fungsi untuk melakukan pemrosesan dua buah operand yang akan menghasilkan suatu nilai tertentu. Namun hasil dari operasi yang melibatkan operator aritmatika ini juga tergantung nilai operand dan jenis operator yang digunakan.


2. Jenis-jenis Operator Aritmatika dan Contohnya

  • Penambahan (+)
Jenis pertama adalah penambahan yang disimbolkan (+) dalam bahasa pemrograman. Penambahan berfungsi jika ingin menambahkan satu operan dengan operan yang lain.
Contoh:
Diketahui masing-masing "int main(void)" adalah 'a' dan 'b', sehingga "int a" adalah 5 dan "int b" adalah 15.
  • Pengurangan (-)
Dalam bahasa pemrograman, pengurangan disimbolkan dengan tanda huruf (-) yang berfungsi untuk mengurangi suatu operan satu dengan lainnya.
Contoh:
Diketahui masing-masing "int main(void)" adalah 'a' dan 'b', sehingga "int a" adalah 20 dan "int b" adalah 10.
  • Perkalian (*)
Selanjutnya ada jenis perkalian yang ditulis dengan simbil (*) dalam bahasa pemrograman. Perkalian berfungsi untuk mengalikan suatu operan dengan operan yang lain, sehingga hasilnya lebih banyak.
Contoh:
Diketahui masing-masing "int main(void)" adalah 'a' dan 'b', sehingga "int a" adalah 2 dan "int b" adalah 5.
  • Pembagian (/)
Terakhir ada jenis operator aritmatika yaitu pembagian yang dalam bahasa pemrograman disimbolkan dengan tanda huruf garis miring (/). Fungsi pembagian adalah membagi suatu operan dengan operan yang lain.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

normalisasi dari nf1-nf3

Tugas Mengenal Join dalam SQL

Trigger pada Mysql